facebook dan masyarakat Indonesia

Lama sekali tak update.
Oke, posting kali ini akan membahas mengenai pengaruh facebook tehadap masyarakat Indonesia.

(source: image.google.com)
Sepertinya kita sudah sangat kenal dengan yang namanya facebook itu. Terkadang aku bingung, kenapa orang-orang berbondong-bondong beli laptop kalo tujuan awalnya "pengen facebook-an"?
Kenapa mereka harus beli laptop kalo cuma pengen facebook-an doang? Lewat handphone kan bisa.
Ngapain juga harus buang-buang duit banyak? Mubazir khan? Facebook (sebagai produk globalisasi) telah menyihir kita. Ya nggak?

Terkadang sikap tidak masuk akal seperti itu terjadi pada saudara kita sendiri. Seperti, kemaren (kurang lebih 3 bulan yang lalu) ada saudaraku dari Cilacap yang datang ke Jogja. Mereka minta tolong ke... ayahku buat nyariin laptop yang murah tapi bagus. Dan tau nggak apakah tujuan mereka beli laptop? Mereka beli laptop agar bisa facebook-an doang. Kurang produktif banget, mending dipake buat apa kek, buat ngerjain tugas kan bisa. Toh sebenernya yang mau beli itu cuma ibu rumah tangga, mending kalo dia itu sebagai business woman.

Oke, kurang lebihnya seperi itu lah. Sepertinya facebook sangat berpengaruh besar terhadap masyarakat Indonesia, sampai-sampai masyarakat Indonesia sangat tergantung banget sama facebook.
Facebook... facebook... dan facebook... itu kata yang sering banget terdengar di kalangan anak remaja masa kini (dan juga orang dewasa seperti saudaraku tadi ya? he..). Bayangkan saja, teman dalam satu kelas ku yang nggak punya facebook cuma 4-5 anak. Padahal satu kelas isinya 34 anak.

Pengguna facebook di Indonesia memang banyak, hal ini bisa dibuktikan. Coba saat break time (kira-kira jam 9-11 pagi) datang ke Foodcourt (semacam tempat makan) di Kampus UGM. Cek mahasiswa yang pada bawa laptop, kebanyakan pasti membuka situs http://facebook.com. selamat mencoba ^_^

See ya

0 komentar:

Posting Komentar